Dongeng Tentang Lumba-Lumba




Ini cerita tentang asal muasal Lumba-Lumba yang saya ambil dari cerita rakyat suku asli penghuni California, Suku Chumash.

Dahulu kala, ketika sang dewa terhebat suku Chumash, Dewa Hutash menciptakan manusia, dia menempatkan orang-orang pertama ciptaannya di berbagai pulau kecil yang terpencar letaknya.

Hingga pada suatu hari sang Dewa Hutash berniat memindahkan manusia ke sebuah dataran besar yang kelak akan menjadi tempat hidup yang baru dan lebih baik.

Tapi ada sedikit kendala yang dialami oleh Dewa Hutash saat ingin memindahkan orang-orang tersebut. Dewa Hutash sadar bahwa orang-orang yang tersebar di berbagai pulau kecil tidaklah mungkin dipaksa untuk berenang menyeberangi lautan.

Kemudian Sang Dewa menemukan ide brilian untuk memindahkan orang-orang tersebut. Sang dewa akan membuat jembatan-jembatan dari Pelangi yang akan menghubungkan pulau-pulau kecil dengan daratan luas yang baru saja diciptakan.

Cara ini dinilai efektif dan akan mempercepat perpindahan orang-orang itu.

Kemudian di pagi hari setelah jembatan-jembatan pelangi siap digunakan, sang dewa memberikan perintah agar semua orang pergi menaiki jembatan tersebut. Semua diperintahkan untuk naik, laki-laki perempuan, anak-anak dan orang tua, semua diperintahkan untuk menaiki jembatan pelangi yang indah.

Dan akhirnya, semua orang sudah berada di atas jembatan pelangi dan tengah menyeberang lautan luas.

Di tengah perjalanan ada rombongan anak, yang saking gembiranya berjalan sambil bercanda satu dengan lainnya. Mereka tak dapat menahan rasa senang ketika melihat keindahan lautan dari atas jembatan pelangi.

Karena saking senangnya, mereka bercanda dan tertawa tiada henti. Selama perjalanan mereka tidak hentinya bercanda, bermain sambil menari-nari dan bernyanyi.

Orang-orang tua yang melihatnya segera memarahi rombongan anak tadi.

Anak-anak yang dimarahi, kaget karenanya. Saking kagetnya mereka tidak memperhatikan langkah kakinya, sehingga banyak anak-anak yang terpeleset dan terjatuh ke lautan luas.

Dewa Hutash yang menyaksikan hal ini merasa kasihan dengan nasib anak-anak yang jatuh, sehingga sang dewa mengambil keputusan untu merubah anak-anak yang jatuh menjadi serombongan lumba-lumba.

Merekalah yang akhirnya menjadi lumba-lumba pertama di bumi, mereka sengaja diciptakan karena sang Dewa tidak tega melihat keriangan anak-anak tersebut hilang selamanya.

Oleh karena itu mereka diciptakan sebagai lumba-lumba agar mereka dapat senantiasa melanjutkan keriangannya berenang dan bermain di lautan luas, selamanya dan tidak ada orang-orang tua yang akan memarahinya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bebenah “Niu Kantoor”

Hola blogspot, kita jumpa kembali!