Dia memilih mati


Setiap hari daftar orang yang mati selalu bertambah panjang

Mereka yang telah mati, pergi dari dunia menuju ke sebuah penantian

Ketika mereka yang mati masih hidup, mereka pun pernah menanti

Lalu ketika mati, malah mereka harus menanti lagi

Mereka yang mati pergi dengan beragam cara

Beragam sebab, disembarang tempat dan waktu yang beragam

Ada yang mati karena memang jatah hidupnya sudah habis

Seperti yang sehat di siang dan tiada di sorenya

Yang mati bagai daun yang gugur di sembarang waktu

tak hanya saat musim rontok, tapi ada sepanjang musim

itu yang mati karena ajal,

lalu mereka yang memilih untuk mati?!

Mereka mati dengan tenaga keputusasaan

Lalu kenapa mereka memilih mati saja?!

Mungkin mereka mati karena cinta…

Jika memang mereka mati karena cinta,

Sulit didebat, dan disalahkan

Karena cinta mungkin punya perspektifnya sendiri dalam mengartikan

sebuah kegilaan dan kesedihan…

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bebenah “Niu Kantoor”

Hola blogspot, kita jumpa kembali!