Aku, Kamu, Bercerita
Pada baris-baris
lembaran hatimu aku guratkan cerita
Tentang sore yang
perlahan mengantarkan kita ke dalam gelap
Tentang langkahmu dan
langkahku yang berderap
Mengisi hari-hari
dengan keluh kesah sambil berdekap
Tanpa niat dihapal, tiap
baris cerita begitu lekat
Dalam relung
ingatanmu juga dalam tiap sudut benakku
Hingga mustahil
rasanya akan terlupa
Sebab semua lekat,
merekat, menyatu dan berpadu
Aku dan kamu, si
pengarang cerita
Pembacanya pula,
bahkan juga tokoh utama di dalamnya
Kita mungkin juga
jadi penggemarnya,
Walau kadang pernah
bosan dengan isinya
Cerita itu tetap ada
Mungkin akan kita
paksakan tetap ada
Sampai kamu dan aku
berjalan tidak menjejak
Sampai gunung-gunung
lebur menjadi abu
Komentar
Posting Komentar