Areta adalah nama belakang adik terkecilku, yang dari mulut kecilnya apapun suara yang keluar sungguh menginspirasi ku yang 20 Tahun lebih tua darinya, dan Namanyapun akhirnya ku jadikan Nama untuk Laman Blog ku ini, semoga lewat ini bisa sungguh memberikan inspirasi bagi siapapun tanpa terbatas umur, golongan, dan sekat-sekat lainnya. Silahkan menyimak Cerita Areta.
Halo teman-teman, pada postingan kali ini saya akan memberikan informasi mengenai olahraga ringan yang bisa teman-teman lakukan pada pagi hari, agar kalian lebih bersemangat dalam memulai aktivitas, dan tentunya untuk menjaga kesehatan tubuh kalian sehingga siap diajak beraktivitas di luar ruangan.
Persiapan fisik sebelum mendaki acapkali diabaikan oleh para pendaki. Makanya tidak heran banyak pendaki yang mengalami kelelahan dan kondisi yang drop saat mendaki. Tidak jarang hal ini berakibat sangat fatal seperti cidera, atau bahkan meregang nyawa di jalur pendakian.
So buat teman-teman jangan hanya upgrade gear pendakian saja ya, fisik kalian pun musti diupgrade ya. Di bawah saya mencoba memberikan rekomendasi olahraga ringan yang bisa melatih fisik kalian.
Cek informasinya ya :
1. Lari Pagi
Lari pagi bisa dijadikan pilihan bagi kalian untuk membakar kalori tubuh kalian, cukup dengan berlari selama 15 hingga 30 menit setiap hari. Lari juga bisa bermanfaat untuk meningkatkan kualitas tidur kalian ya. So, luangkan waktu kalian untuk berlari ya setiap pagi.
2. Bersepeda
Bersepeda di pagi hari bisa jadi pilihan lain untuk membakar kalori kalian, cukup 30 menit keliling tempat tinggal kalian saja dan tidak perlu jauh-jauh ya teman-teman. Manfaat yang akan kalian dapatkan antara lain kesehatan jantung dan peningkatan stamina kalian loh!
3. Senam Yoga
Buat kalian yang tidak suka berlari atau bersepeda, kalian bisa pilih yoga untuk membuat tubuh dan pikiran kita lebih rileks setelah semalaman tidur dan juga mampu mengurangi sakit atau pegal pada pinggang kalian.
4. Skipping atau Lompat Tali
Olahraga satu ini terbukti mampu memperkuat otot tubuh kalian nih, tentunya otot tubuh yang kuat akan mendukung kalian dalam beraktivitas luar ruangan seperti mendaki gunung misalnya. Selain kekuatan otot, stamina kalian juga bisa meningkat loh!
Okay sekian tips dari saya, selain olahraga kalian juga musti mengonsumsi makanan bergizi seimbang dan menjaga kualitas tidur kalian ya. Sampai jumpa di tips lainnya.
Terus berpetualang, jaga lingkungan, tetap aman dan ceritakan pengalaman!
Halo teman-teman, pada tulisan kali ini saya mau mencoba memberikan tips yang semoga bisa mengurangi sampah yang kita hasilkan saat berkegiatan di alam bebas. Tips ini mungkin sederhana, tapi paling tidak hasilnya bisa sedikit mengurangi sampah saat beroutdoor ria.
Okay kenapa sih kita perlu banget mengurangi sampah yang mungkin kita hasilkan saat berada di alam bebas? Beberapa jawaban mungkin bisa saja terlintas dalam pikiran kita. Bagi saya pribadi, alam bebas merupakan arena bermain bagi kita yang sangat gemar beraktivitas di sana. Apa kita nyaman jika bermain di arena bermain yang jorok, kotor, kumuh dan menjijikan? Nah sampah yang dibuang sembarangan di “arena bermain” kita pastinya bisa membuat arena bermain menjadi jorok, kotor, kumuh dan menjijikan.
Kemudian sampah bisa jadi memiliki kandungan bahan yang beracun dan berbahaya. Ups jelas hal ini sangat perlu jadi perhatian kalian nih, bayangin jika sampah yang beracun seperti batre bekas yang mengandung mercury meracuni sumber air di jalur pendakian. Kacau kan efeknya, belum lagi jika hal tersebut meracuni penghuni alam bebas yang lain, seperti aneka satwa dan mungkin membuat beberapa tanaman jadi mati karena nya? Siap-siap kalian dihisab di akherat untuk mempertanggungjawakan perbuatan kalian tersebut, mampus kalian bisa masuk neraka!
Okay cara yang bisa kalian lakukan untuk menjaga lingkungan alam dan arena bermain kalian tadi adalah dengan mengurangi sampah yang kalian hasilkan selama beraktivitas di sana, selain itu jika kalian terpaksa menghasilkan sampah ya musti kalian bawa turun kembali dan kalian buang di tempat yang seharusnya.
Oke kita akan bahas poin yang pertama, cara untuk mengurangi sampah yang kita hasilkan.
Bawa Tumbler atau Botol Minum yang bisa kalian pakai berulang ulang
Kalian pastinya tahu lah yah jika botol bekas air minum dalam kemasan merupakan jenis sampah yang cukup jamak kalian temui di gunung atau tempat lain di alam bebas. Okay untuk mengurangi sampah jenis ini kalian bawa aja botol minum sendiri dari rumah, kalian bisa isi air dari rumah dan mengirit cost belanja air minum saat di perjalanan. Dan saat di jalur dan kalian bisa menemukan sumber air, kalian isi ulang saja. Toh saya rasa banyak di antara kita yang sudah terbiasa naik gunung, sudah tidak takut minum air dari sumbernya, bahkan kadang airnya bisa lebih segar dari AMDK loh. Jika kalian rada takut kalian investasi saja untuk membeli sebuah filter air seperti sawyer atau lifestraw. Selain tumbler, kalian juga bisa membeli jerigen lipat, di market place saat ini mudah sekali kok kalian temukan, dan harganya juga relatif murah kok.
Nih contoh botol minum anti badai dan pastinya anti pecah
Kurangi membawa logistik dalam kemasan
Hhm ini rada susah nih, tapi tenang saya akan kasih contohnya, dan ini sudah pernah saya lakukan kok. Okay pertanyaannya adalah logistik apa yang tidak perlu dikemas. Okay saya akan kasih satu contoh, kalian beli aja rendang di restoran padang, kemudian kalian simpan rendang kalian dari rumah di dalam wadah kedap seperti kotak makan atau toples plastik yang rapat, saya yakin sampai kalian tiba di camp ground itu rendang tidak basi kok.
Pilih bahan bakar selain gas.
Setelah sampah botol plastik, sampah bekas kaleng gas portabel juga jamak dijumpai di gunung. Selain gas kalian bisa pilih spirtus atau kompor dengan bahan bakar BBM. jadi dari rumah kalian akan bawa botol spirtus atau BBM dalam botol yang memang dikhususkan untuk menyimpan bahan tersebut. Tapi jika kalian memang hanya ada kompor berbahan bakar gas, kalian bisa juga beli canister dan mengisi ulang canister tersebut, tapi hati-hati yah saat mengisinya sebab sebetulnya canister tidak didisain untuk diisi ulang, paling aman kalian cari aja jasa pengisian canister biasanya di toko outdoor offline suka ada kok jasa refill canister.
Memilih rokok non-filter
Tips ini memang terbatas untuk para smoker nih. Tidak dapat dipungkiri jika merokok di luar ruangan ditambah hawa sejuk pegunungan merupakan sebuah nikmat luar biasa. Tapi rokok yang kita bawa juga bisa berpotensi menimbulkan sampah loh, terutama bagian filternya. Konon busa filter rokok akan sangat lama diurai oleh alam. Nah buat meminimalisir sampah filter rokok, kalian bisa membawa rokok tanpa filter. Kalian bisa pilih dji sam soe premium, sampoerna kretek, atau penulis pribadi menggemari djarum coklat. Pokoknya pilih aja rokok yang kategori cukainya adalah SKT, Sigaret Kretek Tangan, yang tidak ada filternya.
Oh ya jika kalian seorang vaper, atau penikmat rokok eletronik kaya iqos kalian udh bisa nih mengurangi sampah puntung rokok
Okay setelah pembahasan tips mengurangi sampah, kita lanjut bagaimana me-manage sampah yang kita hasilkan. Me-manage di sini antara lain adalah bagaimana kita menjaga jangan sampai sampah kita buang sembarangan di alam bebas dan bagaimana cara mengemas sampah-sampah tersebut untuk kita bawa turun kembali dan finalnya kita buang di tempat pembuangan sampah.
Bawa selalu kantong plastik kecil di saku tas atau celana kalian
Kantong plastik kecil ini akan kita manfaatkan untuk mengumpulkan sampah yang kalian hasilkan di tengah perjalanan. Biasanya selama trekking kalian kan ada istirahat tuh di jalur, biasanya sih akan ada ritual sebats dua bats, nah puntung rokok kalian jangan dibuang sembarangan masukkan dalam kantong tadi ya. Biasain deh melakukan hal ini.
Selain puntung rokok biasanya plastik minuman sachet, kemasan madu, snack dan lainnya tuh sering juga kalian hasilkan. Nah gw kasih tips sederhana supaya sampah kemasan kalian ga terlalu makan tempat. Kalian lipet kaya gini aja ya.
Dengan dilipat seperti ini sampah kalian bisa menjadi lebih rapih dan tidak akan membuat kantung plastik sampah kalian menjadi terlalu bulky
Nah pada poin ini saya akan memberi contoh bagaimana saya biasa memperlakukan sampah botol plastik seperti botol air minum dalam kemasan. Saya biasanya melipat botol aqua dan sejenisnya menjadi seperti ini :
Nah dengan bentuk seperti ini niscaya si botol plastik tidak menjadi bulky. Cara ini saya selalu praktikan ketika membawa turun sampah botol plastik alih-alih saya gantungkan botol-botol dengan tali dan mengikatnya di tas.
Tips berikutnya kalian bisa jg menjadikan botol plastik bekas air minum menjadi ecobrick. Nah cara ini juga bisa diaplikasikan untuk menampung sampah-sampah kalian. Kalian bisa memasukkan sampah kalian ke dalam botol plastik. Biar mudah kalian bisa melipat kecil dulu seperti contoh di atas atau kalian bisa gunting-gunting sampai jadi bagian kecil yang nantinya mudah kalian masukkan ke dalam botol
Untuk sampah organik kalian, seperti sisa makanan, kulit buah, dan sejenisnya kalian bisa kubur sampah kalian di area camp ground. Tapi pastikan kalian buat lubang sampahnya dengan kedalaman yang cukup untuk mengubur semua sampah kalian dan pastikan ditutup kembali lubangnya.
Okay segini dulu tipsnya yah, nanti misal ada tips lain yang saya ketahui belakangan nanti akan saya update kembali tulisan ini. Atau kalian juga bisa kasih tips lain versi kalian ya supaya sama-sama bisa kita praktikkan, semakin banyak yang pegiat alam bebas yang sadar sampah semoga semakin memberikan dampak bagus terhadap kelestarian alam tempat kita bermain. Adios!
Halo teman-teman, pada postingan kali ini izinkan saya memberikan informasi yang bisa menjadi pengingat bagi kita semua mengenai barang-barang yang paling esensial yang musti kita bawa saat kita beraktivitas di luar ruangan. Informasi ini saya ambil dan rangkum dari Buku The Freedom of The Hills, edisi ke-tiga yang rilis pertamakali pada tahun 1974, dan sampai sekarang masih sangat relevan untuk kita terapkan.
List barang-barang tersebut adalah :
1. Perlengkapan Navigasi : peta, altimeter, kompas, [perangkat GPS], [PLB, komunikator satelit, atau telepon satelit], [baterai ekstra atau baterai]
2. Head Lamp ( Senter Kepala ) : plus baterai ekstra
3. Perlindungan Cuaca : jas hujan, wind breaker jacket, kacamata hitam, pakaian pelindung sinar matahari, dan tabir surya
4. Obat-obtan & perlengkapan medis: obat-obatan pribadi kalian, obat umum seperti anti alergi, penurun demam, anti septik dan perlengkapan seperti kain kasa, perban, pinset, gunting kecil dll
5. Pisau : plus perlengkapan perbaikan seperti tent repair kit, atau shoes repair kit
6. Api : korek api, tinder atau kompor yang sesuai
7. Shelter : tenda, ponco atau fly sheet yang bisa dijadikan bivak darurat
8. Makanan tambahan : melebihi perkiraan minimum yang dibutuhkan
9. Air ekstra : melebihi perkiraan minimum yang dibutuhkan, disarankan membawa peralatan untuk memurnikan/menyaring air contoh : sawyer water filter dan sejenisnya
10. Pakaian ekstra : cukup untuk bertahan dalam keadaan darurat semalaman
Demikian list 10 hal paling esensial yang musti ada di dalam setiap kegiatan luar ruangan kita, semoga membantu. Jika ada hal lain yang perlu ditambahkan silahkan kita diskusikan dengan sehat dalam kolom komentar ya.
Terus berpetualang, jaga lingkungan, tetap aman dan ceritakan pengalaman!