Kertas Berpesan



Ia duduk di beranda pada jam 9 malam

Mengais-ngais keberanian yang diterbangkan hujan

Demi melayangkan seuntai pesan

Tapi keberaniannya sudah terlampau jauh melayang

Lalu dia tuliskan pesan di sehelai kertas

Kemudian dia lipat, sampai esok masih terlipat

Dan...


Kertas-kertas berpesan, akhirnya tak pernah sampai padanya...

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bebenah “Niu Kantoor”

Hola blogspot, kita jumpa kembali!