Jangan kau bertuhan pada akalmu karena akalmu hanyalah ciptaan Tuhan..
Postingan
Main main dengan ukuran sepatu
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Sok dicoba yah kawan, ikutin aja petunjuk di bawah! 1.Ambil nomor sepatumu 2.Sekarang kalikan dengan 5 3.Kemudian tambahkan dengan 50 4.Sekarang kalikan lagi dengan 20 5.Kemudian tambahkan dengan 1014 6.Sekarang kurangi dengan ‘TAHUN LAHIR MU‘ daaaaan...... Sekarang angka yang kamu dapatkan adalah ‘NOMOR SEPATUMU‘ dan ‘UMURMU‘!....Cocok kan...Jiaaahhhhh hebattt yooo hihi........ hahaha.....
Pilek ini tak kunjung usai
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Seusai hari raya Idul Fitri, tiba-tiba hidung ini terserang umbelan alias ingus yg ekstra kental. Dan benar seperti yang dibilang banyak orang, ingus kental model begini jika menyerang pasti membawa kepusingan buat kepala. Alhasil selain hidung ini mampet disumbat ingus, ndas ku cenat cenut karena pasokan oksigen ke sana juga terhambat oleh ingus. Sialnya nih penyakit dateng menjelang liburan lebaran usai. Dan saat saya harus kembali bekerja, si ingus dan penyakitnya belum juga beranjak. Dan pada hari ini, akhirnya saya merelakan diri meninggalkan tanggung jawab dari pekerjaan kantor. Saya izin untuk istirahat di rumah, dan berharap pilek ini mereda dan badan fit kembali. Tadi pagi ibuku sudah membuatkan rebusan jahe, yang lumayan segar dan menghangatkan. Semoga membaik. Doakan saya yah. Ganbatei kudasai!
PAHIT
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Seperti kegelapan malam, ingatan itu menyergap ketika senja bergulir Menghadirkan deretan ingatan Menghadirkan lagi rasa pahit di kerongkongan Yang kemudian turun ke lambung, dan kembali ke kerongkongan bercampur dengan asam lambung. Rasa itu berpadu antara asam dan pahit, memuakkan dan memusingkan. Hingga diri ini hanya mampu berbaring. Namun dengan berbaring, rangkaian proses tadi berulang Ingatan gelap yang menyergap Lalu ingatan yang berpusing Rasa pahit bercampur asam Memuakkan...
Memberi Salam dan Menjawab Salam
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Barusan dari Ceramah Jumat hari ini, ada satu hal menarik yang tertangkap kuping. Mau tahu?! Nih kata si Khotib, “Islam adalah Agama yang mengajarkan kita untuk saling menghargai dan menghormati, oleh karena itu Islam juga mengatur adab dalam memberi dan menjawab salam. Menurut Islam, memberi salam sekalipun sunnah hukumnya namun pahala yang didapatkan lebih besar ketimbang menjawab salam yang wajib hukumnya.” Yang saya tangkap, kita diajarkan oleh Islam untuk terlebih dahulu menghormati orang lain jika kita ingin dihormati. Bukannya itu juga selaras dengan pelajaran Moral yang kita terima semenjak kita SD!? Bagus kan, jika kalian percaya bahwa Islam adalah agama yang turun sebagai Rahmat Alam Semesta, marilah kita amalkan ajaran di atas, karena pada dasarnya saling menghargai dan menghormati antar sesama manusia sungguh elok dipandang. #RespectOtherFirst